kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Badan Pangan Nasional Blak-Blakan Harga Beras Susah Turun


Kamis, 11 Januari 2024 / 19:37 WIB
Badan Pangan Nasional Blak-Blakan Harga Beras Susah Turun
ILUSTRASI. Pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Talumolo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (17/11/2023). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/tom.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pangan Nasional (Bapanas) blak-blakan harga beras di pasar susah turun. 

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa biaya produksi beras kian meningkat. Selain itu ada kecenderungan produksi beras juga kian menyusut. 

"Jadi kalau harga pupuknya tinggi, harga variebel cost-nya itu naik tak mungkin harga turun. Kecuali produksinya melimpah teori suplai dan demand," kata Arief pada media ditemui di Kantor Bulog, Kamis (11/1). 

Arief mengatakan bahwa harga beras bisa kembali normal jika produksi beras bisa mencapai 2,5 juta ton per bulan.  Sementara, pada Januari-Februari tahun ini produksi beras diprediksi justru defisit sampai 2,8 juta ton karena dampak El-Nino.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi.
Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi.

Baca Juga: Bukan Turunkan Harga Beras, Bulog: Bantuan Pangan Hanya Tekan Inflasi

Untuk itu, dalam menjaga harga beras tidak lebih tinggi pihaknya menugaskan Bulog untuk impor sebanyak 2 juta ton pada tahun ini. 

Beras impor ini, kata Arief, nantinya juga akan digunakan untuk bantuan pangan dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). 

"Kalau sekarang tidak mengimpor, terus nanti harga melambung tinggi, nanti tanya lagi pemerintah tak bisa jaga harga," jelas Arief. 

Dilansir dari panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kamis (11/1) harga beras medium masih tinggi di atas HET yaitu Rp 13.310 per kilogram dan harga beras premium mencapai Rp 15.010 per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×