kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Menhaj Minta Calon Jemaah Haji 2027 Mulai Persiapkan Kesehatan dan Fisik


Sabtu, 26 September 2026 / 16:51 WIB
Menhaj Minta Calon Jemaah Haji 2027 Mulai Persiapkan Kesehatan dan Fisik
ILUSTRASI. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meminta calon jemaah haji (CJH) 1448 H/2027 M mempersiapkan kesehatan dan fisiknya (KONTAN/Siti Masitoh)


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meminta calon jemaah haji (CJH) 1448 H/2027 M mempersiapkan kesehatan dan fisiknya.

Karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik karena jemaah akan menjalani rangkaian ibadah dengan aktivitas dan mobilitas yang padat, serta menghadapi cuaca yang berbeda dari Indonesia.

“Kesehatan ini tidak kalah penting. Ibadah haji memerlukan fisik yang prima,” kata Irfan saat membuka Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional Tahun 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).

“Karena masih ada waktu sekitar enam sampai tujuh bulan, saya berharap mulai sekarang jemaah sudah mempersiapkan kesehatan dan kondisi fisiknya,” tambah dia.

Baca Juga: Wajib Sertifikasi Halal Oktober 2026, Ini 4 Tantangan yang Dihadapi Industri

Ia mengajak calon jemaah mulai membiasakan diri berolahraga dengan berjalan kaki secara rutin.

Sebab, latihan fisik sejak dini dianggap penting agar tubuh lebih siap menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.

“Kita harus mempersiapkan diri karena kondisi di Arab Saudi juga membutuhkan ketahanan fisik yang baik,” katanya.

Irfan mengingatkan, kondisi kesehatan menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah calon jemaah dapat melanjutkan proses keberangkatan.

Pada penyelenggaraan haji sebelumnya, terdapat calon jemaah yang tidak dapat berangkat setelah dinyatakan tidak memenuhi persyaratan kesehatan.

Baca Juga: Kandidat Dirjen WHO: Budi Gunadi Sadikin Akan Bersaing dengan 4 Calon Lain

Bahkan, sekitar 345 calon jemaah harus dipulangkan setelah kembali menjalani pemeriksaan kesehatan setibanya di asrama haji embarkasi.

“Kami tidak ingin Bapak dan Ibu mengalami hal seperti itu. Sudah melakukan persiapan, sudah sampai asrama haji, tetapi kemudian tidak dapat melanjutkan keberangkatan karena kondisi kesehatan,” tegasnya.

Karena itu, Irfan meminta aspek kesehatan diperkuat dalam rangkaian manasik haji.

Menurut dia, manasik tidak cukup hanya memberikan pemahaman tentang rukun, wajib, dan sunah haji, tetapi juga perlu membangun kesiapan fisik dan mental jemaah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×