kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Aturan impor satu atap untuk mengurangi interaksi


Rabu, 17 Juli 2013 / 18:28 WIB
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Rabu 16 Februari 2022, Tengok Sebelum Tukar Valas. KONTAN/Baihaki/7/1/2014


Reporter: Fahriyadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi menyatakan, penerapan izin satu pintu untuk importasi pangan adalah upaya untuk mengurangi interaksi antara pemohon izin dengan pemberi izin. Cara itu diharapkan bisa mengantisipasi adanya transaksi yang tak perlu.

"Jadi nanti sistem akan betul-betul mengawalnya," ujar Bayu di Jakarta, Rabu (17/7). Bayu menambahkan, sistem impor produk pangan sejatinya dilakukan pada produk hortikultura dan ke depannya sistem akan dilakukan untuk produk daging sapi.

"Sekarang prioritas di hortikultura dan daging sapi dulu. Tetapi setelah itu akan kami sederhanakan terus karena itu akan menjadi komitmen Indonesia di ASEAN. Karena itu nanti seluruhnya masuk dalam Indonesian national single window system," jelasnya.

Lebih jauh, Bayu bilang, mengenai intervensi pasar mengenai masalah harga, pemerintah disebutnya akan mengelola bukan dari perizinan utamanya, melainkan dari sisi dari kecukupan suplai dan permintaan di dalam negeri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×