kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

Asosiasi e-commerce (idEA) harap kesetaraan antara pemain lokal dan asing


Selasa, 12 Maret 2019 / 20:42 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) harapkan kesetaraan antara pemain lokal dan asing dalam industri perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce).

Poin tersebut diharapkan dapat masuk dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai e-commerce. Hal itu salah satu yang membantu perkembangan e-commerce di Indonesia.

"Poin yang membantu tumbuh kembang ecommerce harus didorong misalnya level playing field antara pelaku ecommerce lokal dan asing," ujar Ketua Umum idEA Ignatius Untung saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (12/3).

Untung mengatakan, hal tersebut perlu untuk didorong oleh idEA. Meski begitu, idEA sampai saat ini belum mengetahui hasil akhir dari RPP tersebut.

Oleh karena itu, idEA belum dapat memberikan komentar dampak dari RPP e-commerce bagi industri. Namun, saat ini e-commerce terus berjalan meski tanpa PP yang memayungi.

"Industri terus berjalan seperti biasa karena tidak ada ketergantungan terhadap PP," terang Untung.

Aturan tersebut telah dibahas sejak tahun 2017 lalu. Hingga saat ini aturan tersebut belum juga rampung dan masih dalam koordinasi pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×