kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Arus balik, simpul kepadatan ada di Malangbong


Kamis, 23 Agustus 2012 / 08:09 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Rabu 14 Juli 2021, cek sebelum tukar valas. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/17/10/2017


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Petugas Kepolisian di Jalur Selatan Jawa mengatur lalulintas sedemikian rupa agar tidak terjadi kepadatan selama arus mudik dan arus balik. Namun pada kenyataannya, lalulintas tetap saja padat.

Pada arus mudik, simpul kepadatan terjadi di Nagrek, namun pada arus balik, kunci kepadatan beralih ke wilayah Malangbong dan Gentong. Sejauh ini kepadatan lalulintas terjadi akibat volume kendaraan yang meningkat. Selain itu, banyak warga setempat yang berputar arah di setiap persimpangan.

Salah satunya dituturkan Ramdan, petugas parkir di masjid Miftahul Jannah. Dikatakannya, aparat berwenang sudah memberi pagar pembatas dengan tali, namun pengguna mobil dan motor tetap berputar arah di ujung tali pembatas itu.

Menurut Ramdan, jumlah petugas di lapangan juga terbatas sehingga tidak bisa sehingga tidak bisa mengawasi seluruh badan jalan. "Banyak mobil yang berhenti di sisi jalan karena pengemudinya beristirahat. Itu juga yang membuat lalulintas padat dan lalulintas tersendat," kata Ramdan. (Kompas.com/Radio Sonora)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×