kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Apindo Butuh Dukungan Pemerintah untuk Tingkatkan Daya Saing


Senin, 04 Juli 2022 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas produksi PT ChemStar Indonesia Tbk (CHEM), perusahaan perdagangan dan manufaktur bahan kimia untuk industri tekstil. Apindo Butuh Dukungan Pemerintah untuk Tingkatkan Daya Saing.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap pemerintah terus memberikan dukungan penuh kepada pengusaha dalam proses pemulihan ekonomi, salah satunya dengan pemberian insentif perpajakan.

Wakil Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, mengatakan, pelaku usaha sangat membutuhkan dukungan untuk bisa lebih baik dalam meningkatkan daya saing dan meningkatkan iklim investasi yang baik.

Menurutnya, meskipun saat ini Indonesia sudah memasuki masa pemulihan yang semakin baik, tetapi situasi perekonomian global akan sangat berdampak bagi pelaku usaha di Indonesia.

“Kita membutuhkan tidak hanya program untuk mendapatkan pendapatan, tetapi juga butuh insentif untuk meningkatkan kinerjanya terutama dalam situasi sulit saat ini,” tutur Shinta dalam Konferensi Pers, Senin (4/7).

Baca Juga: Ini Harapan Pengusaha Terhadap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

Shinta berharap, masukan dan saran yang diberikan pengusaha dapat diterima oleh pemerintah, dan juga bisa bersama-sama menghadapi turbulensi yang akan terjadi ke depannya.

Selain itu, Ia juga turut mengapresiasi pencapaian Program Pengungkapan Sukarela (PPS) alias Tax Amnesty Jilid II yang berakhir pada 30 Juni 2022.

Shinta menghimbau setelah PPS selesai, para pengusaha yang mengikuti program ini diharapkan dapat menjadi role model dalam kepatuhan terhadap regulasi khususnya perpajakan.

Sebab menurutnya, untuk membangun Indonesia yang tangguh, diperlukan partisipasi semua elemen masyarakat tak terkecuali para pengusaha yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Baca Juga: Pengusaha Tunggu Batas Akhir Tax Amnesty Jilid II

“Para pelaku usaha memiliki andil dalam mewujudkan upaya perbaikan defisit anggaran dan peningkatan rasio pajak dengan berpartisipasi dalam PPS sebagai bentuk kebijakan fiskal pemerintah. Apalagi PPS merupakan salah satu mandat dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang patut didukung para pengusaha,” ujar Shinta.

Menurut Shinta, Apindo akan senantiasa memberikan masukan atas kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dunia usaha, dan menciptakan iklim investasi yang baik di masa mendatang.

Ini sejalan dengan tujuan Apindo untuk membangun hubungan industrial yang harmonis, kondusif dan dan berkesinambungan melalui sinergi pengusaha yang bergabung di Apindo, termasuk berperan aktif dalam program dan kebijakan pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×