kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Apindo berharap capres dan cawapres memahami persoalan ekonomi


Minggu, 05 Agustus 2018 / 23:39 WIB
ILUSTRASI. Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran untuk calon presiden dan calon wakil presiden sejak 4 Agustus 2018 hingga 10 Agustus 2018 nanti. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani berharap para kandidat presiden dan wakil presiden memenuhi beberapa kriteria, salah satunya memiliki kecakapan dalam mengurusi ekonomi.

Kriteria pertama, kata Hariyadi, capres dan cawapres harus memahami betul permasalahan ekonomi. “Sebetulnya kerja pemerintah merupakan kerja tim, jadi kami berharap capres dan cawapresnya betul-betul paham bagaimana membawa ekonomi indonesia lebih maju,” katanya, Minggu (5/8).

Kedua, presiden dan wakil presiden nantinya dapat memilih kabinet yang tepat. Menurutnya, presiden dan wakil presiden tidak dapat mencapai tujuan membawa ekonomi negeri ini agar lebih baik secara sendirian. “Boleh saja presiden dan wakilnya memiliki strategi politik yang bagus untuk membawa ekonomi negeri ini menjadi lebih baik, tapi kalo salah memilih orang untuk membantunya ya itu percuma dan berat bebannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, presiden dan wakil presiden merupakan pilihan masyarakat yang mana masyarakat memiliki harapan besar, akan tetapi tak hanya bergantung pada presiden dan wakilnya saja, tapi juga kabinetnya. “Jadi tentunya yang tak kalah penting, bagaimana nanti menyusun kabinetnya, supaya bisa membawa kita ke arah yang lebih baik, yang mampu menghasilkan kebijakan yang benar-benar diperlukan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Hariyadi menyampaikan perlu tim untuk menyeleksi atau mencari rekam jejak orang-orang yang akan membantu presiden dan wakil presiden. Sehingga, nantinya yang terpilih benar-benar orang yang memiliki kompetensi.

“Siapapun yang terpilih, kami berharap presiden dan wakilnya dapat membentuk kabinet yang terbaik dan mengerti betul penugasannya, betul-betul mampu mendorong perekonomian indonesia, yang benar-benar mendorong kita dari belakang, membuat landasan kebijakan yang membuat kita lari kencang gitu loh, itu yang penting,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×