kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.853   51,00   0,30%
  • IDX 8.247   -43,57   -0,53%
  • KOMPAS100 1.166   -6,19   -0,53%
  • LQ45 837   -4,80   -0,57%
  • ISSI 296   -0,54   -0,18%
  • IDX30 435   -0,64   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   0,84   0,16%
  • IDX80 130   -0,69   -0,52%
  • IDXV30 143   0,91   0,64%
  • IDXQ30 141   -0,11   -0,08%

APB2I Sebut Kenaikan Harga Gabah Tak Berpengaruh ke Pemain Besar Umum


Kamis, 13 Juni 2024 / 09:45 WIB
APB2I Sebut Kenaikan Harga Gabah Tak Berpengaruh ke Pemain Besar Umum
ILUSTRASI. Petani membersihkan butiran gabah hasil panen di Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (6/5/2024). Berdasarkan data panel Harga Badan Pangan Nasional, harga gabah mengalami kenaikan pada Senin (3/6/2024) dimana harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp5.980 dari Rp5.900 per kilogram, sedangkan harga gabah kering giling (GKG) di tingkat penggilingan dari Rp6.380 menjadi Rp6.990 per kilogram. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wpa.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Putri Werdiningsih

JAKARTA - Pemerintah resmi menetapkan pemberlakuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Beras melalui Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Perbadan 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.

Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.000 per kilogram (kg) (dari sebelumnya Rp5.000 per kg) , gabah Kering Panen (GKP) di tingkat penggilingan sebesar Rp 6.100 per kg (dari sebelumnya Rp5.100 per kg). Gabah Kering Giling (GKG) di penggilingan sebesar Rp 7.300 per kg (dari sebelumnya Rp6.200 per kg).

Merespon itu, Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI), Dwi Andreas menilai bahwa kenaikan HPP gabah jelas akan mempengaruhi kenaikan produksi Bulog.Biaya produksi Bulog pasti akan naik karena gabah merupakan komponen paling penting terhadap biaya produksi.

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Naikkan HPP Gabah dan HET Beras

"Produksi ya jelas naik, karena bahan bakunya akan naik, itu kalau kita menghitung dari sisi Bulog ya, Bulog yang sebelumnya membeli gabah di harga Rp5.000, sekarang Bulog harus membeli gabah di harga Rp6.000," kata 

Namun, berbeda dengan pemain atau emiten beras umum. Dwi menjelaskan bahwa pemain beras umum tidak wajib mengikuti mengikuti patokan harga dari pemerintah. 

"Pemain beras yang umum kan tidak mengikuti harga pembelian pemerintah. Sehingga yang pemerintah mau menaikkan HPP ya tidak akan terlalu berpengaruh," sambungnya.

Lebih lanjut, kata dia, yang berpengaruh terhadap biaya produksi adalah situasi perberasaan nasional. Dalam arti kondisi panen pada saat yang sedang berjalan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×