kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Antisipasi virus corona, Kemenkes aktifkan kembali 100 rumahsakit rujukan flu burung


Rabu, 22 Januari 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (22/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengaktifkan kembali 100 rumahsakit rujukan flu burung di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi virus corona baru.

Lewat surat edaran, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes meminta rumahsakit tersebut meng-update kemampuan, logistik, dan standar operasional prosedur (SOP).

"Kami juga meminta Rumahsakit (RS) Infeksi Sulianti Saroso untuk mengecek kesiapan dan sebagainya, dan telah dikonfirmasi mereka sudah siap sarana prasarana sebagai rumahsakit rujukan infeksi nasional," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono seperti dikutip situs resmi Kemenkes.

Baca Juga: Tambah Hong Kong dan Macau, virus corona sudah menyebar ke tujuh negara

RS Sulianti Saroso juga akan mengadakan webinar ke 100 rumahsakit rujukan. Selain itu, Kemenkes akan melibatkan rumahsakit swasta sebagai bagian dari penanganan bila terjadi kasus virus corona baru.

Saat ini, setiap hari ada kurang lebih 30 penerbangan dari China, baik langsung maupun transit, ke Indonesia. Jumlah penumpangnya sebanyak 4.500 hingga 6.000 orang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×