kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Antisipasi virus corona, Kemenkes aktifkan kembali 100 rumahsakit rujukan flu burung


Rabu, 22 Januari 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (22/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Intinya, kami menyiapkan segala hal dan menginventarisasi segala kesiapan di bidang kesehatan sebagai kesiapan Indonesia mencegah nCoV (novel Corona Virus)," ujar Anung.

Baca Juga: Dua turis asal China yang berkunjung ke Bintan dilarikan ke RS karena demam tinggi

"Ini (virus corona) menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah, bukan hanya Pemerintah Indonesia tapi juga WHO (Badan Kesehatan Dunia)," tegas Anung.

Kemenkes sudah mengundang berbagai pihak termasuk WHO untuk menyiapkan strategi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru yang sudah menewaskan sembilan orang di China.

Karakteristik nCoV mirip virus yang memicu Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS). Virus yang berawal dari Kota Wuhan di China kini sudah menyebar ke tujuh negara.

Baca Juga: Deteksi virus corona, Kemenkes siapkan termoscanner di 135 pintu akses ke Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×