kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.765   31,00   0,17%
  • IDX 6.212   -43,16   -0,69%
  • KOMPAS100 825   -6,00   -0,72%
  • LQ45 624   -0,19   -0,03%
  • ISSI 213   -0,60   -0,28%
  • IDX30 354   0,04   0,01%
  • IDXHIDIV20 435   -0,17   -0,04%
  • IDX80 94   -0,23   -0,25%
  • IDXV30 115   -1,09   -0,94%
  • IDXQ30 114   0,52   0,46%

Antisipasi virus corona, Kemenkes aktifkan kembali 100 rumahsakit rujukan flu burung


Rabu, 22 Januari 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (22/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Intinya, kami menyiapkan segala hal dan menginventarisasi segala kesiapan di bidang kesehatan sebagai kesiapan Indonesia mencegah nCoV (novel Corona Virus)," ujar Anung.

Baca Juga: Dua turis asal China yang berkunjung ke Bintan dilarikan ke RS karena demam tinggi

"Ini (virus corona) menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah, bukan hanya Pemerintah Indonesia tapi juga WHO (Badan Kesehatan Dunia)," tegas Anung.

Kemenkes sudah mengundang berbagai pihak termasuk WHO untuk menyiapkan strategi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru yang sudah menewaskan sembilan orang di China.

Karakteristik nCoV mirip virus yang memicu Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS). Virus yang berawal dari Kota Wuhan di China kini sudah menyebar ke tujuh negara.

Baca Juga: Deteksi virus corona, Kemenkes siapkan termoscanner di 135 pintu akses ke Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×