kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.211   48,00   0,28%
  • IDX 7.542   -17,77   -0,24%
  • KOMPAS100 1.031   -8,30   -0,80%
  • LQ45 736   -7,70   -1,04%
  • ISSI 273   -0,06   -0,02%
  • IDX30 401   0,75   0,19%
  • IDXHIDIV20 492   5,09   1,05%
  • IDX80 115   -0,96   -0,82%
  • IDXV30 141   2,14   1,54%
  • IDXQ30 129   0,46   0,36%

Antisipasi, Sri Mulyani siapkan skenario hingga terburuk ekonomi RI tumbuh 0%


Jumat, 20 Maret 2020 / 14:46 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani Indrawati


Reporter: Grace Olivia | Editor: Khomarul Hidayat

Namun pada skenario yang lebih berat, pertumbuhan ekonomi diproyeksi bisa hanya 2,5% hingga bahkan 0% pada tahun ini.

“Masalah yang jauh lebih berat yaitu kalau durasi Covid-19 bisa lebih dari 3 bulan sampai 6 bulan, kemudian terjadi lockdown, perdagangan internasional pun drop di bawah 30%, dan penerbangan drop 75% sampai 100%. Maka skenario bisa menjadi lebih dalam yaitu pertumbuhan ekonomi bisa 2,5% sampai 0%,”  tandas Menkeu.

Baca Juga: Jokowi perintahkan realokasi dana pusat dan daerah untuk lawan virus corona

Sri Mulyani mengatakan, tentunya pemerintah berharap skenario terburuk tidak akan terjadi. Namun ia pun belum dapat memastikan seperti apa persisnya proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga penyebaran Covid-19 ini bisa teratasi.

Sri Mulyani menegaskan, saat ini pemerintah melakukan persiapan berdasarkan skenario-skenario tersebut.

“Kita sama-sama melihat kalau skenario ini, apa artinya. Kalau skenario ekonomi turun di bawah 4%, seperti apa. Kalau sampai di bawah 3% juga seperti apa. Pemerintah akan fokus mempersiapkan agar bisa membantu masyarakat dan sektor usaha secara maksimal,” tuturnya.

Baca Juga: Ramalan ILO: Bakal ada 25 juta orang di dunia kehilangan pekerjaan akibat corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×