kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Antisipasi penyebaran corona, PPATK berlakukan sistem work from home


Selasa, 17 Maret 2020 / 13:16 WIB
Antisipasi penyebaran corona, PPATK berlakukan sistem work from home
ILUSTRASI. Petugas melakukan tes suhu badan kepada karyawan dan tamu yang datang di sebuah gedung perkantoran di Jakarta

Reporter: Annisa Fadila | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan penyesuaian sistem kerja guna mengantisipasi penyebaran virus corona dengan memastikan proses bisnis anti pencucian uang maupun pencegahan pendanaan terorisme (APUPPT) tetap berjalan dan akan dilakukan evaluasi. 

Penyesuaian sistem kerja tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan juga keselamatan elemen PPATK serta pihak terkait terhadap kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Gandeng DJP dan PPATK, Kejagung telusuri aset tersangka Jiwasraya di luar negeri

Berdasarkan surat edaran nomor 03 tahun 2020 mengenai Penyesuaian Sistem Kerja dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona di lingkungan PPTAK telah dirumuskan penyesuaian sistem kerja work from home.

Wakil kepala PPATK Dian Ediana Rae mengatakan, penerapan pola WFH dengan mempertimbangkan jenis pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai, peta sebaran Covid-19 yang dikeluarkan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, domisili pegawai, kondisi kesehatan pegawai hingga riwayat interaksi pegawai.

“Pertimbangan lainnya mengenai transportasi publik yang digunakan dan efektivitas pelaksanaan tugas juga pelayanan unit organisasi,” jelas Dian seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (17/3).

Tak hanya itu, PPATK turut memutuskan pembentukan Emergency Response Team (ERT) serta memutuskan untuk membatalkan rencana perjalanan dinas dalam maupun luar negeri ataupun pendidikan juga pelatihan kepada pihak internal juga eksternal.

Baca Juga: Pulihkan kerugian, Kejagung telisik 1.400 sertifikat tanah milik tersangka Jiwasraya

“Penyelenggaraan rapat dengan pihak lain agar dilakukan secara selektif sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi maupun media elektronik yang tersedia,” jelasnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Tag

TERBARU

[X]
×