kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Antisipasi demo, kepolisian jaga Depo BBM Plumpang


Senin, 17 Juni 2013 / 13:10 WIB
Antisipasi demo, kepolisian jaga Depo BBM Plumpang
ILUSTRASI. Rodrigo Duterte. REUTERS/Eloisa Lopez/File Photo


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Mengantisipasi adanya informasi bahwa massa buruh yang menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Depo BBM Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, pihak Kepolisian RI menempatkan 580 orang personelnya di Depo tersebut.

"Memang informasi yang diterima akan ada demo di Depo Plumpang, tapi sampai saat ini belum ada yang demo. Untuk pengamanan ada sekitar 580 personel yang berjaga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin (17/6/2013) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Rikwanto menjelaskan, sebetulnya massa tidak diperbolehkan demo di sana. Pasalnya, kata dia, Depo Plumpang merupakan objek vital dan demo di sana juga sangat berbahaya.

"Demo di sana memang sangat berbahaya. Oleh karena itu, sebagai antisipasi, personel tetap kami siagakan di sana," tegas Rikwanto.

Sumber: Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×