kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anis Matta: Kode tidak terkait kasus suap Wa Ode


Kamis, 28 Juni 2012 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Hingga tutup tahun, Ace Hardware (ACES) akan membuka 10 gerai baru.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Anis Matta yakin kode-kode yang terdapat dalam berkas usulan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tidak berkaitan dengan kasus suap Wa Ode Nurhayati. Dia mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kode tersebut.

"Kalau ada hubungan dengan kode-kode itu, silakan diproses. Tapi tidak ada kaitan sama sekali," katanya, Kamis (28/6).

Sebelumnya, Wa Ode Nurhayati bicara soal kode-kode yang ada dalam berkas anggaran DPID. Menurut terdakwa dugaan suap ini, kode tersebut merujuk ke koleganya di DPR.

Kode-kode tersebut antara lain: Pim, PKB, Han, PD, PPD, PKS, PAN, PPP, PDIP, PG. Ada juga P1, P2, P3, P4. Kode-kode itu tertulis dengan warna tinta yang berbeda-beda antara lain biru, merah, coklat, dan hitam.

Wa Ode sendiri menuding, dugaan suap itu juga melibatkan rekan-rekannya di Badan Anggaran DPR. Dia menuding ada aliran dana ke pimpinan DPR dan fraksi lainnya. Namun, tudingan ini sudah dibantah pimpinan DPR dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×