kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.159   66,00   0,36%
  • IDX 4.979   -51,51   -1,02%
  • KOMPAS100 641   -6,72   -1,04%
  • LQ45 510   -3,16   -0,62%
  • ISSI 163   -3,06   -1,84%
  • IDX30 288   -1,09   -0,38%
  • IDXHIDIV20 387   -1,51   -0,39%
  • IDX80 74   -0,67   -0,89%
  • IDXV30 107   -0,82   -0,76%
  • IDXQ30 97   -0,55   -0,56%

Anis Matta: Kode tidak terkait kasus suap Wa Ode


Kamis, 28 Juni 2012 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Hingga tutup tahun, Ace Hardware (ACES) akan membuka 10 gerai baru.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Anis Matta yakin kode-kode yang terdapat dalam berkas usulan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tidak berkaitan dengan kasus suap Wa Ode Nurhayati. Dia mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kode tersebut.

"Kalau ada hubungan dengan kode-kode itu, silakan diproses. Tapi tidak ada kaitan sama sekali," katanya, Kamis (28/6).

Sebelumnya, Wa Ode Nurhayati bicara soal kode-kode yang ada dalam berkas anggaran DPID. Menurut terdakwa dugaan suap ini, kode tersebut merujuk ke koleganya di DPR.

Kode-kode tersebut antara lain: Pim, PKB, Han, PD, PPD, PKS, PAN, PPP, PDIP, PG. Ada juga P1, P2, P3, P4. Kode-kode itu tertulis dengan warna tinta yang berbeda-beda antara lain biru, merah, coklat, dan hitam.

Wa Ode sendiri menuding, dugaan suap itu juga melibatkan rekan-rekannya di Badan Anggaran DPR. Dia menuding ada aliran dana ke pimpinan DPR dan fraksi lainnya. Namun, tudingan ini sudah dibantah pimpinan DPR dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×