kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Angkutan pelabuhan Tanjung Perak mogok


Rabu, 20 Maret 2013 / 14:12 WIB
ILUSTRASI. UMKM. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

SURABAYA. Suasana Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tampak lengang akibat truk-truk angkutan tidak beroperasi hari ini, Rabu (20/3/2013).

pantauan Harian Surya di pelabuhan, kemacetan yang biasanya terjadi saat truk-truk besar pengangkut peti kemas dan barang yang hilir mudik, hari ini sudah tak tampak.

Hal ini terjadi karena Organda Angkutan Khusus Tanjung Perak, meminta semua anggotanya menghentikan kegiatan operasional. Permintaan yang disampaikan olejh, Kody Freddy Lamahayu, selaku ketua Organda Angkutan Khusus Tanjung Perak.

Aksi dilakukan sebagai bentuk protes akan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI No 1 tahun 2013, tentang pengendalian penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Seorang petugas gerbang PT Terminal Peti Kemas (TPS), para sopir truk telah memastikan tidak beroperasional, sehingga pintu gerbang untuk truk pun ditutup.

Sementara di bundaran antara Jalan Jakarta dan pintu tol Perak, sejumlah personel polisi berjaga-jaga.  

Nyoman Gede Saputra, Kepala Otoritas Pelabuhan mengakui, tidak beroperasinya truk-truk angkutan pelabuhan itu membuat aktivitas pengiriman di pelabuhan Tanjung Perak berhenti.

 "Kami mencoba menengahi agar mogoknya tak perlu lama-lama. Jadi kalau bisa tidak sampai besok (kamis) jam 6, tapi sampai nanti jam 3-4 an saja," kata Nyoman.

Meski hanya sehari, dipastikan kerugian pengusaha akibat tidak beroperasional ini cukup besar.

"Tidak bisa mengirim, tidak bisa bongkar, dan harus keluar biaya lebih karena jadwal pengiriman yang molor," kata Nyoman. (Surya)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×