kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Anggota baru DPR galau di rapat paripurna perdana


Kamis, 02 Oktober 2014 / 20:14 WIB
ILUSTRASI. Realisasi penerimaan pajak hingga Maret 2023 sudah mencapai Rp 432,25 triliun. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR yang berlangsung pada Rabu malam hingga Kamis (2/10) dini hari menyisakan cerita. Cerita tak hanya bagi para wakil rakyat, tetapi juga publik yang menyaksikannya melalui siaran televisi. Kericuhan yang dipertontonkan para anggota Dewan pada sidang itu menyisakan kisah yang tak berkesan pada hari pertama mengabdi sebagai wakil rakyat.


Tak hanya publik yang menyesalkan, para penghuni baru Senayan pun merasakan hal yang sama. Beberapa anggota baru DPR yang dijumpai, Kamis sore, mengaku kecewa dengan apa yang terjadi pada malam hingga dini hari tadi. Anggota Fraksi PKB, Nihayatul Wafiroh, bingung melihat kericuhan yang terjadi. Ini kali pertama ia duduk sebagai anggota Dewan.

"Ini sikap pribadi kami, kegalauan anggota baru," kata Nihayatul, yang terpilih dari dapil Jawa Timur III, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta.

Hal yang sama juga diungkapkan anggota Fraksi PKB dari dapil Jawa Barat IX, Maman Imanulhaq. Menurut Maman, ia menerima pesan dari masyarakat di daerah pemilihannya yang menyesalkan kericuhan dalam sidang paripurna itu. 

"Kami dapat pesan dari daerah, kenapa DPR yang katanya akan lebih baik justru terhapus sudah di sidang paripurna pertama," kata Maman.

Sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR memang berlangsung ricuh. Pimpinan sidang sementara, Popong Otje Djunjunan dan Ade Rezky Pratama, sampai harus menskors sidang beberapa kali. Meski ricuh dan diwarnai hujan interupsi, sidang menetapkan formasi pimpinan DPR yang baru, yaitu Ketua DPR Setya Novanto (Golkar) dan empat wakil, yakni Fahri Hamzah (PKS), Taufik Kurniawan (PAN), Agus Hermanto (Demokrat), dan Fadli Zon (Gerindra).

Rapat yang berlangsung alot itu juga diwarnai aksi walk out dari Fraksi PDI-P, PKB, Partai Hanura, dan Fraksi Partai Nasdem. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×