kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Anggaran KIP, KIS dan KKS 2015 akan ditambah


Rabu, 24 Desember 2014 / 17:49 WIB
Anggaran KIP, KIS dan KKS 2015 akan ditambah
ILUSTRASI. Bau mulut


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah berencana menambah anggaran yang akan dialokasikan untuk sejumlah program andalan Jokowi, seperti anggaran untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, peningkatan anggaran itu terjadi lantaran rencana penambahan jumlah penerimanya. Misalnya saja untuk program KKS diperkirakan akan bertambah 500.000, untuk KIS bertambah 8,3 juta orang, dan KIP bertambah 2,2 juta orang.

Namun Khofifah tidak menjelaskan berapa kemungkinan penambahan anggaran yang akan diajukan dalam perubahan anggaran pendapatan dan belanja (APBN) tahun 2015. "Nanti kita cek, karena KIS itu anggarannya ada di kementerian kesehatan, KIP di kementerian pendidikan dan kebudayaan dan departeman agama," ujar Khofifah, Rabu (24/12) di kantor presiden.

Hanya anggaran KKS saja yang ada di kementerian sosial. Khusus untuk KKS, menurut Khofifah untuk periode enam bulan pertama, anggarannya akan ditambah Rp 19,1 triliun. Hanya saja, Khodidah menegaskan hal itu belum final diputuskan pemerintah.

Artinya, baru sebatas pengajuan dari kementerian dan masih diperlukan persetujuan presiden dalam rapat kabinet. Sidang kabinet yang membahas rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) tahun 2015 sendiri baru dilakukan sore ini, dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×