kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.541.000   21.000   1,38%
  • USD/IDR 15.880   50,00   0,31%
  • IDX 7.196   54,65   0,77%
  • KOMPAS100 1.104   9,46   0,86%
  • LQ45 877   10,80   1,25%
  • ISSI 221   0,74   0,34%
  • IDX30 449   6,10   1,38%
  • IDXHIDIV20 540   5,33   1,00%
  • IDX80 127   1,26   1,00%
  • IDXV30 135   0,57   0,43%
  • IDXQ30 149   1,56   1,06%

Anggaran dan luas bangunan gedung baru DPR dipangkas


Kamis, 05 Mei 2011 / 15:47 WIB
Anggaran dan luas bangunan gedung baru DPR dipangkas
ILUSTRASI. Petugas mengatur jarak kasur pantai di salah satu 'beach club' yang terletak di kawasan Pantai Melasti, Badung, Bali, Rabu (24/6/2020). Pengelola pantai tersebut mulai membuka kembali kunjungan wisatawan untuk melakukan uji coba penerapan prokotol kesehat


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Edy Can

JAKARTA. Anggaran pembangunan gedung baru DPR bakal dipangkas. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, luas dan anggaran gedung baru wakil rakyat itu bakal menyusut bila dibandingkan dengan rancangan yang ada selama ini.

Djoko mengatakan, penyusutan luas dan anggaran itu berdasarkan evaluasi yang dilakukan pihaknya. Sayang Djoko urung menerangkan hasil evaluasi tersebut. "Kami harus lapor ke presiden dulu dan mencari waktu bertemu dengan DPR," katanya, sela-sela Pameran Hari Air Dunia di Gedung Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (5/5).

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Budi Yuwono membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum telah selesai mengevaluasi gedung baru DPR tersebut.

Budi memastikan ada efisiensi anggaran dengan mempertimbangan fasilitas serta gedung yang telah ada. “Bila terdapat pengurangan luasan, otomatis berpengaruh pada desain bangunan. Tapi untuk masalah desain itu nanti urusan arsitek,” ucapnya.

Awalnya, DPR akan membangun gedung setinggi 36 lantai seluas 161.000 meter persegi.Gedung yang dirancang PT Virama Karya itu akan menelan biaya sebesar Rp 1,1 triliun. Namun, pembangunannya menuai penolakan dari masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×