kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Analis ramal BI pertahankan bunga acuan


Senin, 12 Desember 2016 / 18:36 WIB
Analis ramal BI pertahankan bunga acuan


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sejumlah analis memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate pada pertemuan Rabu-Kamis (14-15 Desember). Pertemuan Rapat Dewan Gubernur BI ini digelar sehari setelah Federal Reserve menentukan nasib bunga acuan Amerika Serikat pada pertemuan 13-14 Desember. 

Sejatinya, pasar mengantisipasi The Fed akan menaikkan bunga pada pertemuan tersebut. 

"Tapi, Bank Indonesia tidak akan merespons cepat kenaikan tersebut. Saat ini belum akan menaikan BI rate," kata Analis Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Senin (12/12).

Analis di bursa memperkirakan, The Fed akan menaikkan bunga bulan ini sebesar 0,25%-0,5%. Sedangkan, 7-Day Reverse Repo Rate yang ditetapkan BI berada di level 4,75%.

Bisa saja, BI segera menyesuaikan kenaikan Fed Rate dengan kenaikan 7-Day RR rate. Dengan catatan, dampak kenaikan Fed rate di luar perkiraan BI. "Misalnya, kalau capital outflow terlalu deras," kata Analis NH Korindo Sekuritas, Bima Setiaji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×