kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Alumni UI netral sikapi Pilpres 2014


Senin, 02 Juni 2014 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan dari Puskesmas Kampus Palembang menyiapkan vaksin difteri dan tetanus untuk disuntikkan kepada siswa saat kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Reporter: Dadan M. Ramdan | Editor: Dadan M. Ramdan

JAKARTA. Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) menyatakan sikap netral dan secara institusi tidak akan mengarahkan dukungan kepada salah satu pasangan capres cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa atau Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Ketua Umum Iluni UI Chandra Motik Jusuf mengatakan, Iluni UI memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dua putra terbaik Bangsa Indonesia saat ini, yang terpanggil dan berani mengajukan diri untuk mengambil tanggung jawab besar memimpin bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita luhur Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945 yang tersurat dalam Pembukaan UUD 45.

Namun, Iluni UI menyatakan tidak merekomendasikan nama satu pasangan capres cawapres, melainnkan menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing anggota. “Iluni UI menghormati hak-hak politik individu yang terpanggil untuk mendukung dan menyatakan pilihan politiknya pada capres tertentu,” kata Chandra dalam rilis yang diterima KONTAN, Senin (2/6).

Iluni mengimbau kampanye Pilpres yang akan dimulai pada 4 Juni mendatang tidak dipenuhi dengan hasutan negatif dengan tujuan menanamkan kebencian terhadap salah satu pasangan capres. Menurut Chandra, segala bentuk lontaran hasutan dan kampanye hitam yang bertujuan menjatuhkan dan merusak kredibilitas dua calon Presiden Indonesia 2014-2019, hanya akan berujung pada perpecahan bangsa.

Iluni UI juga menyerukan kepada anggotanya untuk berperan aktif memastikan, pelaksanaan Pilpres tetap jujur, adil dan damai. "Pilpres adalah amanat UUD 45, yaitu mekanisme politik lima tahunan untuk memilih Presiden dan wakilnya dan jangan pernah sekali-kali diposisikan sebagai Perang perebutan kekuasaan," kata Chandra.

Asal tahu saja, Pilpres 2014 diikuti dua pasangan capres cawapres. KPU sudah menetapkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa yang didukung oleh enam partai mendapat nomor urut 1, sementara pasangan Jokowi-JK yang diusung lima partai mendapat nomor urut 2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×