kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Alasan di Balik Kenaikan Dana Pelatihan Kartu Prakerja 2023 Menjadi Rp 3,5 Juta


Jumat, 07 Oktober 2022 / 09:03 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan program Kartu Prakerja pada tahun 2023. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kepala Komunikasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (PMO) William Sudhana menjelaskan, adanya bantuan pelatihan yang lebih besar pada program Prakerja di tahun 2023 karena kegiatan dan ekonomi sudah mulai bangkit dengan meredanya Pandemi Covid-19. 

Oleh karena itu, program Kartu Prakerja dikembalikan ke tujuan utamanya, yaitu program peningkatan kompetensi angkatan kerja. 

"Dengan fokus pada peningkatan kompetensi maka porsi bantuan pelatihan menjadi lebih besar," ujar William saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/10/2022). 

Menurut dia, di tahun 2023 nanti, penerima manfaat akan punya kesempatan lebih besar untuk belajar lebih banyak dengan berbagai motode yakni daring, luring, dan bauran. 
"Terkait dari kebijakan Kemenko, PMO Kartu Prakerja siap mendukung dan menjalankan kebijakan ini di lapangan," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dana Pelatihan Kartu Prakerja 2023 Naik dari Rp 1 Juta Jadi Rp 3,5 Juta, Ini Alasannya"
Penulis : Retia Kartika Dewi
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×