kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,58   -16,96   -1.87%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Akhir April 2024, CEO Microsoft Bakal Sambangi Indonesia


Jumat, 19 April 2024 / 05:38 WIB
Akhir April 2024, CEO Microsoft Bakal Sambangi Indonesia
ILUSTRASI. Direktur Utama Microsoft Satya Nadella dipastikan akan menyambangi Indonesia pada akhir April 2024 ini. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Chief Executive Officer (CEO) atau Direktur Utama Microsoft Satya Nadella dipastikan akan menyambangi Indonesia pada akhir April 2024 ini.

Mengutip Infopublik.id, kedatangannya menyusul kedatangan CEO Apple Tim Cook untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

“Setelah Apple (Tim Cook), pada akhir bulan ini, rencananya Satya Nadella (CEO) Microsoft akan menyambangi Indonesia," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Budi Arie mengatakan, kedatangan Tim Cook dan pemimpin perusahaan teknologi global merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menarik investasi di bidang teknologi. 

“Apple itu bagian dari bagaimana negara kita menarik investasi dan perhatian bagi ekosistem kemajuan teknologi ke depan,” katanya.

Dia menambahkan, pemerintah juga mengundang CEO Nvidia Jensen Huang agar dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu rantai pasokan global (global supply chain) sektor teknologi.

"Kita usahakan Jensen Huang Nvidia juga ikut ke sini. Semua big player TI (teknologi informasi) dunia ada di Indonesia. Ini mencakup industrinya juga," tuturnya.

Baca Juga: CEO Apple, Tim Cook Kunjungi Apple Developer Academy BSD City

Dia mengungkapkan, CEO Apple Tim Cook memberikan sambutan dan respons positif atas permintaan Indonesia untuk membangun pabrik pembuatan produk mereka di Indonesia.

Sebab, saat ini Indonesia hanya memproduksi dua komponen untuk produk-produk Apple, jauh dari yang telah dilakukan negara tetangga seperti Vietnam yang telah memproduksi hingga 72 komponen.

Selain itu, berdasarkan data Kementerian Perindustrian, Indonesia mengimpor produk Apple senilai US$ 2 miliar (sekitar Rp 32,4 triliun) pada 2023 lalu.

"Pemerintah menyampaikan bahwa pasar (Indonesia) terbuka dan produk Apple banyak masuk di kita juga, jadi jangan impor begitu saja dong, harus ada nilai tambah di Indonesia," jelas Menkominfo.

Baca Juga: Jika Ingin Mengundang Investasi Apple, Indonesia Harus Berkaca dari Vietnam

Pemerintah juga akan menyiapkan pertemuan lebih lanjut antarkementerian dan lembaga untuk bisa mendorong investasi dan pengembagan manufaktur di Indonesia.

“Salah satu topik bahasan yang akan diangkat ialah terkait dengan kemungkinan pemberian insentif kepada Apple apabila resmi berinvestasi untuk membangun pabrik di Indonesia,” tutup Budi Arie Setiadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×