kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Akbar Tandjung: Golkar tak akan masuk pemerintahan


Senin, 18 Agustus 2014 / 05:50 WIB
ILUSTRASI. Pada hari Jumat (3/3), harga emas mencapai level tertinggi dua minggu dan menuju kenaikan mingguan pertama dalam lima minggu.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BOGOR. Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung, mengatakan, Golkar akan tetap mengawal pembangunan dari luar pemerintahan. Golkar akan mengkritisi kinerja pemerintah selama lima tahun ke depan.

"Menurut kami jika itu yang terbaik untuk memperkuat partai-partai politik, untuk turut mengawal pembangunan bangsa lima tahun ke depan," ujar Akbar seusai mengikuti upacara hari kemerdekaan RI di Lapangan Nusantara Polo Club, Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (17/8).

Ia menolak menyebut Golkar sebagai partai oposisi. Menurut dia, Golkar sebagai kekuatan penyeimbang, akan mengkritisi kerja pemerintah demi kepentingan bangsa dan negara.

Partai Golkar belum pernah berada di luar pemerintahan. Politikus senior Partai Golkar, Fahmi Idris, yakin Golkar tidak akan memilih berada di luar pemerintahan. Golkar akan selalu bersama pemerintah karena pengalaman partai tersebut selalu dekat dengan pemerintahan.

Saat ini Golkar menjadi salah satu partai yang tergabung dalam koalisi Merah Putih. Koalisi ini mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai capres dan cawapres 2014. Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli lalu menetapkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014.

Hasil itu diperkarakan oleh kubu Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konstitusi. Mereka menilai, hasil tersebut tidak sah karena ada indikasi kecurangan yang dilakukan penyelenggara pemilu. (Arimbi Ramadhiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×