kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Airlangga sebut perbaikan defisit neraca dagang Indonesia butuh waktu


Senin, 16 Desember 2019 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri US-Indonesia Investment Summit 2019 di Jakarta, Kamis (21/11/2019).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, defisit neraca perdagangan pada November sebesar US$ 1,33 miliar. Secara kumulatif, defisit neraca perdagangan sejak Januari hingga November 2019, sebesar US$ 3,11 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menekan impor, khususnya impor migas seperti dengan penggunaan green avtur, restrukturisasi TPPI, hingga pengimplementasian B30 hingga B100.

Baca Juga: Defisit neraca perdagangan menekan nilai tukar rupiah

Namun, Airlangga juga mengatakan berbagai upaya untuk perbaikan neraca dagang tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Menurut Airlangga, dibutuhkan waktu dua sampai tiga tahun sehingga defisit neraca dagang bisa diperbaiki.

"Menaikkan lifting tidak bisa instan, mengurangi impor juga tidak bisa instan, membangun pabrik juga makan waktu," tutur Airlangga, Senin (16/12).

Baca Juga: Meski ada kesepakatan fase satu, defisit yang dialami AS masih besar ketimbang China




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×