kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Airlangga sebut perbaikan defisit neraca dagang Indonesia butuh waktu


Senin, 16 Desember 2019 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri US-Indonesia Investment Summit 2019 di Jakarta, Kamis (21/11/2019).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, defisit neraca perdagangan pada November sebesar US$ 1,33 miliar. Secara kumulatif, defisit neraca perdagangan sejak Januari hingga November 2019, sebesar US$ 3,11 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menekan impor, khususnya impor migas seperti dengan penggunaan green avtur, restrukturisasi TPPI, hingga pengimplementasian B30 hingga B100.

Baca Juga: Defisit neraca perdagangan menekan nilai tukar rupiah

Namun, Airlangga juga mengatakan berbagai upaya untuk perbaikan neraca dagang tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Menurut Airlangga, dibutuhkan waktu dua sampai tiga tahun sehingga defisit neraca dagang bisa diperbaiki.

"Menaikkan lifting tidak bisa instan, mengurangi impor juga tidak bisa instan, membangun pabrik juga makan waktu," tutur Airlangga, Senin (16/12).

Baca Juga: Meski ada kesepakatan fase satu, defisit yang dialami AS masih besar ketimbang China




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×