kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.924   13,00   0,07%
  • IDX 6.389   54,34   0,86%
  • KOMPAS100 842   6,62   0,79%
  • LQ45 635   2,71   0,43%
  • ISSI 220   2,36   1,08%
  • IDX30 357   1,03   0,29%
  • IDXHIDIV20 441   0,16   0,04%
  • IDX80 96   0,76   0,79%
  • IDXV30 119   0,42   0,36%
  • IDXQ30 114   0,10   0,09%

Airlangga: Presiden AS Joe Biden Dukung Indonesia Masuk Anggota OECD


Selasa, 21 November 2023 / 13:44 WIB
Airlangga: Presiden AS Joe Biden Dukung Indonesia Masuk Anggota OECD
ILUSTRASI. Indonesia terus berupaya untuk melanjutkan misinya agar menjadi anggota tetap dari OECD. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA  Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk melanjutkan misinya agar menjadi anggota tetap dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Keanggotaan ini penting untuk meningkatkan kecepatan dan skala transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai tujuan strategis nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan langsung rencana keanggotaan OECD kepada Presiden Amerika serikat (AS) Joe Biden dalam petemuan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) belum lama ini.

Baca Juga: Resmi! OECD Terbitkan Konvensi Multilateral Pilar 1 Pajak Global

"Indonesia sedang dalam proses untuk masuk menjadi anggota OECD," ujar Airlangga dalam acara Indonesia Economic Outlook Seminar 2024, Selasa (21/11).

Airlangga menyebut, rencana tersebut telah mendapat respon positif dari Joe Biden serta akan siap mendukung sampai Indonesia masuk menjadi anggota OECD.

"Dalam rangkaian APEC kemarin Presiden Joe Biden dan Presiden Jokowi telah sepakat bahwa Amerika mendukung keanggotaan OECD sampai dengan Indonesia masuk menjadi OECD. Tentu ini dukungan yang luar biasa dari Amerika," imbuhnya.

Baca Juga: Pemerintah Galang Dukungan dari Jerman untuk Proses Aksesi OECD Indonesia

Sebelumnya, Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto pun sepakat dengan keputusan Presiden Jokowi.

Menurutnya pilihan untuk bergabung dengan OECD lebih sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini, meskipun standarisasi kebijakan level negara-negara OECD masih menjadi tantangan yang perlu dikejar oleh Indonesia untuk bisa menjadi negara maju.

“Kalo konsisten dilakukan peningkatan standar ekonomi dan kelembagaan sesuai tujuan OECD, maka potensi untuk perekonomian ke depan akan menguntungkan,” tutur Eko kepada Kontan.co.id , Minggu (17/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×