kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Ahok: Saya tetap wakilnya Pak Jokowi


Senin, 20 Oktober 2014 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. alkohol


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  tampaknya tak mau dipisahkan dari Joko Widodo.

Meskipun Jokowi sudah naik jabatan menjadi presiden dan Ahok akan naik pangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta, dia tetap merasa menjadi wakil Jokowi.

“Saya tetap wakilnya Pak Jokowi untuk urusan Jakarta, kalau (urusan) Indonesia, (wakilnya) Pak Jusuf Kalla,” kata Ahok usai menghadiri pelantikan Joko Widodo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/10).

Apalagi, lanjut Ahok, Jokowi juga sudah menyatakan komitmennya untuk tetap membangun Jakarta ketika menjadi Presiden. Dia meyakini, Jokowi akan menepati janji-janjinya itu.

“Makanya beliau mau meluncurkan Kartu Indonesia Pintar, supaya kita bisa menyiapkan 10 tahun ini. Jakarta akan menjadi model untuk transformasi ini. Beliau sudah sangat komitmen bahwa urusan Jakarta adalah tanggungjawab beliau,” ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.

Nantinya, kata dia, pemerintah pusat dan pemerintah DKI akan bersinergi dalam menjalankan tugasnya. Dengan begitu, tidak akan terjadi benturan antara kebijakan pusat dan daerah seperti yang sering terjadi selama ini. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×