kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Ahok: Ini pertama kali dalam sejarah


Rabu, 11 Mei 2016 / 14:55 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih empat penghargaan dari pemerintah pusat dalam penutupan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Istana Negara, Rabu (11/5) pagi.

Keempat penghargaan itu, yakni provinsi dengan perencanaan terbaik, provinsi dengan perencanaan inovatif, provinsi dengan perencanaan progresif, serta provinsi terbaik I kategori tingkat pencapaian Milenium Development Goals (MDG's) tertinggi tahun 2015.

Secara simbolis, empat penghargaan itu diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut Ahok, raihan empat penghargaan itu merupakan yang pertama kalinya bagi Pemprov DKI.

"Ini baru pertama kali dalam sejarah," kata dia setibanya di Balai Kota, Rabu siang. 

Ahok mengaku tidak tahu kenapa Pemprov DKI terpilih untuk meraih empat penghargaan itu. Namun, ia menduga semuanya karena pejabat Pemprov DKI giat melakukan presentasi program unggulan, di antaranya e-musrenbang, e-budgeting, hingga Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Ke depannya, Ahok mengaku tidak mau memikirkan bagaimana cara untuk mempertahankan empat penghargaan itu. Dia menyatakan hanya akan fokus bekerja dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Kita hanya fokus kerja saja untuk pencapaian target. Kita tidak berpikir banyak soal penghargaan sebenarnya, kerja aja."

"Kalau dapat penghargaan ya kita terima kasih kepada Bappeda yang kerja sangat bagus, SKPD sangat bagus. Lumayan lho, saya juga kaget dapat 4 penghargaan," ujar Ahok.

(Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×