kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Agrinas Ditugaskan Kelola Kopdes Merah Putih Selama Dua Tahun


Kamis, 23 Juli 2026 / 17:37 WIB
 Agrinas Ditugaskan Kelola Kopdes Merah Putih Selama Dua Tahun
ILUSTRASI. Capaian nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agrinas menegaskan perannya dalam program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih adalah membangun, melakukan pengadaan, sekaligus mengelola koperasi selama dua tahun sebelum diserahkan kepada pemerintah desa.

Direktur Utama Agrinas, Joao, mengatakan perseroan mendapat penugasan untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Namun, ia belum bersedia menjelaskan lebih rinci terkait sejumlah isu pengadaan yang belakangan menjadi sorotan.

"Kita ditugaskan untuk mengelola selama dua tahun. Kita ditugaskan dari pembangunan, pengadaan, dan menjalankannya selama dua tahun," ujar Joao usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026).

Meski demikian, Joao enggan mengomentari isu pengadaan kipas angin senilai Rp 1,8 triliun yang dikaitkan dengan Agrinas. Menurutnya, penjelasan seharusnya disampaikan oleh pihak yang pertama kali menyampaikan informasi tersebut.

Baca Juga: Daftar di Phtc.panselnas.go.id, Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih Resmi Dibuka

"Tanya sama yang ngomong. Kan bukan saya yang ngomong," katanya.

Saat ditanya apakah anggaran pengadaan tersebut berada di bawah Agrinas, Joao kembali menolak memberikan konfirmasi. "Nanti saya tanya Pak Menkeu. Pak Menkeu sudah kasih uang belum? Saya belum merasa," ujarnya.

Joao juga mengaku belum mengetahui pembahasan mengenai skema penganggaran yang ramai diperbincangkan. Ia mengatakan hanya membaca pemberitaan yang beredar dan tidak terlibat dalam pembahasan tersebut.

"Saya tidak tahu dia ngomong di mana. Saya juga baca berita, saya lihat ini, ya sudah biarin saja, enggak ada urusannya sama saya," katanya.

Terkait penempatan sekitar 30.000 manajer Kopdes Merah Putih, Joao mengatakan proses tersebut bukan menjadi kewenangan Agrinas. Perseroan, kata dia, hanya akan menerima tenaga pengelola setelah proses pendidikan dan penyiapan selesai dilakukan.

"Saya tinggal menunggu siapa yang didiknya, habis itu kita terima," ujarnya.

Baca Juga: Fungsi Palugada Kopdes Merah Putih

Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Joao mengatakan arahan utama yang disampaikan adalah memastikan Koperasi Merah Putih berjalan sebagai program strategis nasional.

"Koperasi Merah Putih adalah program strategis nasional. Intinya itu," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah menargetkan operasional sekitar 25.000 Koperasi Desa Merah Putih dimulai pada September 2026.

Koperasi tersebut nantinya akan menjadi pusat penyaluran berbagai bantuan pemerintah, termasuk barang bersubsidi dan bantuan sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×