kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.654   -166,79   -2,87%
  • KOMPAS100 730   -22,37   -2,97%
  • LQ45 557   -15,86   -2,77%
  • ISSI 196   -5,18   -2,57%
  • IDX30 317   -8,39   -2,58%
  • IDXHIDIV20 391   -10,17   -2,54%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -2,15   -1,98%
  • IDXQ30 102   -2,79   -2,66%

Adnan minta dukungan Ganjar untuk Semen Indonesia


Kamis, 20 November 2014 / 12:23 WIB
ILUSTRASI. Proses produksi di PT Phapros Tbk.


Sumber: Wall Street Journal | Editor: Uji Agung Santosa

SEMARANG. Kuasa hukum PT Semen Indonesia (SI), Adnan Buyung Nasution menemui Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, Kamis (20/11/2014). Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja gubernur. Kepada Ganjar, Buyung menyampaikan bahwasannya pembangunan pabrik Semen Indonesia (SI) di Rembang adalah proyek nasional.

Selain itu, Buyung meminta dukungan Ganjar agar pembangunan dan pengoperasian pabrik semen di Kabupaten Rembang sesuai jadwal yang direncanakan. "Kalau sudah beroperasi, tentu akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," kata Buyung.

Buyung memaparkan kekhawatiran masyarakat di sekitar pabrik semen tentang ketersediaan air. Menurutnya, PT SI tidak akan mengganggu ketersediaan air. Lantaran, pihaknya telah menyiapkan tekhnologi untuk mengantisipasi beragam dampak jika pabrik semen dibangun dan penambangan beroprasi.

Menanggapi hal itu, Ganjar mengatakan kalau dirinya adalah Gubernur Jateng. Dengan posisi tersebut, Ganjar akan mengikuti institusi. Termasuk upaya hukum mereka yang menolak pembangunan pabrik semen dengan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Saya bukan Ganjar Pranowo. Tapi saya adalah Gubernur Jateng yang harus taat pada konstitusi," jawab Ganjar. (Yoni Iskandar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×