kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Adnan minta dukungan Ganjar untuk Semen Indonesia


Kamis, 20 November 2014 / 12:23 WIB
ILUSTRASI. Proses produksi di PT Phapros Tbk.


Sumber: Wall Street Journal | Editor: Uji Agung Santosa

SEMARANG. Kuasa hukum PT Semen Indonesia (SI), Adnan Buyung Nasution menemui Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, Kamis (20/11/2014). Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja gubernur. Kepada Ganjar, Buyung menyampaikan bahwasannya pembangunan pabrik Semen Indonesia (SI) di Rembang adalah proyek nasional.

Selain itu, Buyung meminta dukungan Ganjar agar pembangunan dan pengoperasian pabrik semen di Kabupaten Rembang sesuai jadwal yang direncanakan. "Kalau sudah beroperasi, tentu akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," kata Buyung.

Buyung memaparkan kekhawatiran masyarakat di sekitar pabrik semen tentang ketersediaan air. Menurutnya, PT SI tidak akan mengganggu ketersediaan air. Lantaran, pihaknya telah menyiapkan tekhnologi untuk mengantisipasi beragam dampak jika pabrik semen dibangun dan penambangan beroprasi.

Menanggapi hal itu, Ganjar mengatakan kalau dirinya adalah Gubernur Jateng. Dengan posisi tersebut, Ganjar akan mengikuti institusi. Termasuk upaya hukum mereka yang menolak pembangunan pabrik semen dengan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Saya bukan Ganjar Pranowo. Tapi saya adalah Gubernur Jateng yang harus taat pada konstitusi," jawab Ganjar. (Yoni Iskandar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×