kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Adakah ganti rugi ternak yang terkena flu burung?


Senin, 14 Januari 2013 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Turun harga, banderol sepeda Brompton lebih murah dan terjangkau


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah menjanjikan memberikan ganti rugi alias dana kompensasi terkait pemusnahan ternak yang terinfeksi flu burung kepada para peternak. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda realisasi kucuran dana yang kabarnya mencapai Rp215 miliar tersebut.

"Belum, kami baru mengajukan. Rapat Menteri koordinasi saja belum, nanti rapat Menteri Koordinator dahulu," kata Menteri Pertanian Suswono, di Istana, Senin (14/1). Meski demikian, Suswono berharap, dana kompensasi itu bisa cair.

Sehingga, para peternak bisa mendapatkan kepastian akan kelanjutan usaha ternak mereka. "Saya ingin secepatnya, supaya peternak mendapatkan kepastian, dan yang penting masyarakat tidak usah panik," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Suswono mengatakan, Pemerintah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap flu burung, meski ribuan itik di Indonesia sudah terkapar. "Kerugian masih di bawah 200.000 ekor di bandingkan dengan 50 juta populasi itik di Indonesia," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×