kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Adakah ganti rugi ternak yang terkena flu burung?


Senin, 14 Januari 2013 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Turun harga, banderol sepeda Brompton lebih murah dan terjangkau


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah menjanjikan memberikan ganti rugi alias dana kompensasi terkait pemusnahan ternak yang terinfeksi flu burung kepada para peternak. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda realisasi kucuran dana yang kabarnya mencapai Rp215 miliar tersebut.

"Belum, kami baru mengajukan. Rapat Menteri koordinasi saja belum, nanti rapat Menteri Koordinator dahulu," kata Menteri Pertanian Suswono, di Istana, Senin (14/1). Meski demikian, Suswono berharap, dana kompensasi itu bisa cair.

Sehingga, para peternak bisa mendapatkan kepastian akan kelanjutan usaha ternak mereka. "Saya ingin secepatnya, supaya peternak mendapatkan kepastian, dan yang penting masyarakat tidak usah panik," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Suswono mengatakan, Pemerintah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap flu burung, meski ribuan itik di Indonesia sudah terkapar. "Kerugian masih di bawah 200.000 ekor di bandingkan dengan 50 juta populasi itik di Indonesia," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×