kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Atasi flu burung, pemerintah siapkan Rp 225 miliar


Jumat, 11 Januari 2013 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Tidak Hanya Nikmat, Jamur juga Memiliki Manfaat yang Luar Biasa untuk Tubuh


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 215 miliar untuk mengatasi dampak flu burung yang mewabah belakangan ini. Menteri Pertanian Suswono mengatakan, dana ini akan dipakai untuk mengganti ternak yang dimusnahkan akibat terjangkit virus flu burung.

"Kami juga meminta masing-masing instansi untuk meningkatkan biosecurity," ujar Menteri Pertanian Suswono dalam Rapat Koordinasi penanganan virus flu burung di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Jumat (11/1).

Selain anggaran Rp 215 miliar, pemerintah juga menyiapkan 1 juta vaksin sebagai penangkal virus ini. Suswono menyatakan, pemerintah telah berhasil menemukan vaksin penangkal itu dan mempercepat proses produksi secara massal awal Februari ini.

Suswono memastikan hingga saat virus flu burung belum menjangkiti manusia. Namun, dia menyatakan kemungkinan tersebut tetap ada.

Sampai saat ini, Kementerian Pertanian mencatat ada 160.000 itik yang mati di 12 provinsi seperti di Jawa dan Lampung. Untuk mengantisipasi penyebaran virus agar tidak meluas, pemerintah juga akan memantau proses distibusi unggas.

Menurutnya, proses itu akan dilakukan dengan mengawasi peredaran itik yang terjangkit virus tidak menyebar ke tengah masyarakat. Kendati virus flu burung dinyatakan telah berevolusi dari H5N1 menjadi H5N1 232, Suswono mengaku penyebarannnya masih dapat ditangani. Dia menyatakan belum menetapkan hal tersebut menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×