kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ada menteri korupsi, Jokowi katakan "selesai"


Senin, 20 Oktober 2014 / 18:19 WIB
ILUSTRASI. Terbaru di bulan Mei 2023, Hokben Fried Chicken hingga Paket Jigoan hadir lebih hemat & lebih awal


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menjamin bahwa ia telah memilih orang-orang terbaik untuk ditempatkan di kabinetnya. Namun, jika ada yang terbukti terlibat praktik korupsi, Jokowi tidak segan-segan memecatnya.

"Seperti itu (korupsi), risiko kan. Kalau kamu (menteri) kebuka korupsi, ya risiko. Maaf, selesai," ujar Jokowi dalam bincang-bincang bersama Kompas di Balai Kota Jakarta, Selasa (14/10).

Jokowi mengatakan, menteri-menteri di kabinetnya tentu sudah melewati berbagai tahapan, termasuk mengamati rekam jejak menterinya. "Kita rekam jejak sudah tapi ternyata ada jejaknya yang tidak terekam, ya risiko," kata Jokowi sambil tertawa.

Jokowi pun mengungkapkan lebih lanjut bagaimana mengantisipasi kabinetnya agar tidak terjerumus ke dalam praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam bincang-bincang tersebut. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×