kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Ada efisiensi THR, serapan belanja pegawai akhir Mei turun 4,2%


Rabu, 17 Juni 2020 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah kepala dinas, camat, dokter dan relawan COVID-19 bersalaman dengan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan menggunakan alat pelindung wajah (Face Shield) saat acara Halal Bihalal Idul Fitri 1441 H di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Jawa Barat,


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

"Ini karena berbagai tunjangan-tunjangan dan kinerja lembur meskipun pegawai melakukan work from home (WFH) dan mereka mungkin banyak juga yang lembur, tapi mereka tidak mendapatkan tunjangan lembur," kata Sri.

Adapun realisasi belanja pegawai pada K/L dengan pagu terbesar umumnya tumbuh negatif. Terkecuali Kementerian Agama (Kemenag) yang tumbuh 1,1% dikarenakan kenaikan realisasi tunjangan tenaga pendidik dan penyuluh non-PNS.

Baca Juga: Sabar, THR untuk PNS Pemprov DKI Jakarta paling lambat cair besok

Secara keseluruhan, menurut Sri kontraksi belanja ini dinilai sebagai hal yang baik, karena memang pemerintah mencoba untuk terus menjaga berbagai belanja yang tidak prioritas agar tidak melonjak tinggi.

"Jadi ini menggambarkan realokasi dan refocusing dari berbagai belanja di dalam Kementerian/Lembaga," kata Sri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×