kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.993   49,00   0,27%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Ada efisiensi THR, serapan belanja pegawai akhir Mei turun 4,2%


Rabu, 17 Juni 2020 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah kepala dinas, camat, dokter dan relawan COVID-19 bersalaman dengan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan menggunakan alat pelindung wajah (Face Shield) saat acara Halal Bihalal Idul Fitri 1441 H di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Jawa Barat,


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, pos belanja pegawai Kementerian/Lembaga (K/L) pada periode Januari-Mei 2020 mengalami kontraksi 4,2% dari realisasi di tahun sebelumnya yang sebesar Rp 99,6 triliun.

Untuk realisasinya sendiri, tercatat sebesar Rp 95,4 triliun atau 36,7% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di dalam Perpres 54/2020 senilai Rp 260,1 triliun.

Baca Juga: Inilah pedoman penting pebisnis ritel, jasa dan perdagangan menjalani new normal

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penurunan belanja pegawai ini dikarenakan adanya perubahan kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2020.

"Realisasi belanja pegawai mengalami penurunan, karena THR kami bayarkan tidak sebesar tahun lalu. THR itu dibayarkan hanya berdasarkan gaji pokoknya dan hanya untuk mereka yang di bawah Eselon 2. Jadi ini mengurangi belanja dari pegawai kita," ujar Sri di dalam konferensi pers APBN Kita secara daring, Selasa (16/6).

Komponen belanja K/L ini terdiri atas gaji dan tunjangan, serta honorarium, vokasi, dan lain-lain. Realisasi gaji dan tunjangan adalah sebesar Rp 65,5 triliun atau tumbuh 1,4% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 64,6 triliun.

Baca Juga: Anies pangkas 25% tunjangan kinerja PNS untuk dialihkan jadi dana bansos

Kemudian, untuk honorarium, vokasi, dan lain-lain adalah sebesar Rp 29,9 triliun dan mengalami kontraksi yang cukup dalam, yaitu 14,6% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 35,1 triliun.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×