kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ada 33 tas penuh uang, Dirjen Hubla lupa sumbernya


Kamis, 24 Agustus 2017 / 21:27 WIB
Ada 33 tas penuh uang, Dirjen Hubla lupa sumbernya


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa 33 tas penuh berisi uang dan empat kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dalam kasus suap yang melibatkan Dirjen Hubla Kemenhub RI Antonius Tonny Budiono.

Setelah dihitung, total uang dalam tas tersebut adalah Rp 18,9 miliar. Sementara sisa saldo di ATM jumlahnya Rp 1,174 miliar sehingga totalnya Rp 20,74 miliar.

Meski begitu, KPK masih menelusuri jumlah aliran dana dan sumber dana karena Tonny sendiri mengaku lupa saking banyaknya tas.

"Ini belum kita pilah, belum dirinci untuk kasus mana saja. Yang berasngkutan ini lupa tas ini dari mana masih bingung," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

KPK menduga suap diberikan oleh Adiputra Kurniawan, Komisaris PT Adhiguna Keruktama, terkait pekerjaan pengerukan di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang selama tahun 2016-2017. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×