kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.050   42,00   0,23%
  • IDX 6.264   29,41   0,47%
  • KOMPAS100 822   3,36   0,41%
  • LQ45 626   2,51   0,40%
  • ISSI 217   0,86   0,40%
  • IDX30 352   2,00   0,57%
  • IDXHIDIV20 432   1,19   0,28%
  • IDX80 94   0,38   0,41%
  • IDXV30 119   0,44   0,37%
  • IDXQ30 112   0,28   0,25%

Ada 33 tas penuh uang, Dirjen Hubla lupa sumbernya


Kamis, 24 Agustus 2017 / 21:27 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa 33 tas penuh berisi uang dan empat kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dalam kasus suap yang melibatkan Dirjen Hubla Kemenhub RI Antonius Tonny Budiono.

Setelah dihitung, total uang dalam tas tersebut adalah Rp 18,9 miliar. Sementara sisa saldo di ATM jumlahnya Rp 1,174 miliar sehingga totalnya Rp 20,74 miliar.

Meski begitu, KPK masih menelusuri jumlah aliran dana dan sumber dana karena Tonny sendiri mengaku lupa saking banyaknya tas.

"Ini belum kita pilah, belum dirinci untuk kasus mana saja. Yang berasngkutan ini lupa tas ini dari mana masih bingung," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

KPK menduga suap diberikan oleh Adiputra Kurniawan, Komisaris PT Adhiguna Keruktama, terkait pekerjaan pengerukan di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang selama tahun 2016-2017. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×