kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.847   -94,22   -1,59%
  • KOMPAS100 773   -12,22   -1,56%
  • LQ45 582   -6,66   -1,13%
  • ISSI 204   -2,42   -1,17%
  • IDX30 329   -4,36   -1,30%
  • IDXHIDIV20 407   -4,78   -1,16%
  • IDX80 88   -1,26   -1,42%
  • IDXV30 111   -2,17   -1,91%
  • IDXQ30 106   -1,46   -1,35%

5.000 Buruh dikabarkan ikut demo 4 November


Kamis, 03 November 2016 / 19:10 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Aksi demonstrasi tanggal 4 November juga akan diikuti oleh serikat pekerja atau serikat buruh yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang dan Banten. Jumlahnya dilaporkan akan mencapai 5.000 orang.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat mengatakan, buruh yang akan mengikuti aksi demonstrasi tersebut akan berjalan kaki mengikuti rombongan masa yang lain menuju istana negara. "Kami akan bersama dan bergabung dengan massa yang lain longmarch ke istana," kata Mirah, Kamis (3/11).

Buruh mengimbau kepada aparat keamanan Polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar tidak menggunakan kekerasan terhadap pendemo yang akan melakukan aksi, hal itu dikarenakan hak yang dilindungi oleh konstitusi.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, tuntutan yang disuarakan adalah terkait dengan kebijakan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang dinilai terlalu rendah dan menyalahi ketentuan.

Menurut Said, hampir satu juta buruh Jakarta dalam posisi marah. Penetapan UMP sebesar Rp 3,3 juta dinilai memiskinkan kaum buruh demi melindungi pemodal dan pengembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×