kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

5.000 Buruh dikabarkan ikut demo 4 November


Kamis, 03 November 2016 / 19:10 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Aksi demonstrasi tanggal 4 November juga akan diikuti oleh serikat pekerja atau serikat buruh yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang dan Banten. Jumlahnya dilaporkan akan mencapai 5.000 orang.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat mengatakan, buruh yang akan mengikuti aksi demonstrasi tersebut akan berjalan kaki mengikuti rombongan masa yang lain menuju istana negara. "Kami akan bersama dan bergabung dengan massa yang lain longmarch ke istana," kata Mirah, Kamis (3/11).

Buruh mengimbau kepada aparat keamanan Polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar tidak menggunakan kekerasan terhadap pendemo yang akan melakukan aksi, hal itu dikarenakan hak yang dilindungi oleh konstitusi.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, tuntutan yang disuarakan adalah terkait dengan kebijakan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang dinilai terlalu rendah dan menyalahi ketentuan.

Menurut Said, hampir satu juta buruh Jakarta dalam posisi marah. Penetapan UMP sebesar Rp 3,3 juta dinilai memiskinkan kaum buruh demi melindungi pemodal dan pengembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×