kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

28.000 anak TKI di Malaysia tak dapat pendidikan


Rabu, 26 Maret 2014 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Distribusi dan penjualan sepeda motor Honda oleh anak usaha PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX).


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sebanyak 28.000 dari 50.000 anak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di pedalaman Malaysia tidak mendapatkan pendidikan dasar.

M. Nuh , Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, anak- anak tersebut tidak punya tempat untuk mendapatkan pendidikan dasar. Sebab, di daerah pedalaman tempat orang tua mereka bekerja tidak ada fasilitas sekolah sama sekali.

Nuh mengatakan, sebenarnya pemerintah telah berusaha untuk membantu layanan pendidikan anak-anak TKI di Malaysia tersebut dengan mendirikan sekolah di tempat mereka. Tapi, upaya tersebut ditolak mentah- mentah oleh Malaysia.

"Sampai- sampai, untuk urusan sekolah saja kepala negara yang harus turun tangan dan baru bisa diselesaikan setelah Pak Presiden dan Perdana Menteri Malaysia ketemu di Lombok beberapa waktu lalu," katanya di Jakarta, Rabu (26/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×