kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.198   40,00   0,23%
  • IDX 7.642   20,29   0,27%
  • KOMPAS100 1.057   4,45   0,42%
  • LQ45 759   2,16   0,29%
  • ISSI 277   0,81   0,29%
  • IDX30 405   1,74   0,43%
  • IDXHIDIV20 492   3,15   0,64%
  • IDX80 118   0,45   0,38%
  • IDXV30 140   1,04   0,75%
  • IDXQ30 130   0,57   0,44%

2019, Jokowi targetkan inklusi keuangan 75%


Jumat, 18 November 2016 / 11:54 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia


JAKARTA. Presiden Joko Widodo ingin indeks pendalaman layanan keuangan ke masyarakat atau keuangan inklusif ditingkatkan. Sampai tahun 2019, Jokowi ingin tingkat melek dan akses masyarakat ke layanan keuangan mencapai 75%, naik dua kali lipat dari tahun 2014 yang 36%.

Agar target tersebut bisa tercapai, Jokowi memerintahkan menterinya untuk segera mengambil langkah strategis. Salah satunya, menyalurkan dana bantuan sosial melalui sistem perbankan.

"Bukan hanya para menteri, saya harap, gubernur, bupati, wali kota juga bisa salurkan bantuan sosial yang jumlahnya triliunan melalui sistem perbankan," kata Jokowi saat Peluncuran Strategi Nasional Keuangan Inklusi di Istana Negara, Jumat (18/11).

Jokowi mengatakan, peningkatan akses keuangan penting dan bermanfaat. Untuk masyarakat, akses ke layanan perbankan dan keuangan bisa membuat mereka hemat, merencanakan masa depan yang lebih baik. "Selain itu, peningkatan juga bisa mendekatkan masyarakat ke akses permodalan dari bank," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×