kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.016   57,00   0,32%
  • IDX 5.868   -34,48   -0,58%
  • KOMPAS100 777   -5,25   -0,67%
  • LQ45 588   -1,78   -0,30%
  • ISSI 201   -0,27   -0,13%
  • IDX30 335   -0,33   -0,10%
  • IDXHIDIV20 415   1,73   0,42%
  • IDX80 88   -0,36   -0,41%
  • IDXV30 111   -0,10   -0,09%
  • IDXQ30 108   0,51   0,48%

2017, penyaluran bantuan pangan juga via kartu


Selasa, 16 Agustus 2016 / 19:13 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah menargetkan, pada tahun 2017 nanti bisa menekan angka kemiskinan di dalam negeri sampai ke kisaran 9,5%- 10,5% dari total penduduk. Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut pemerintah akan melaksanakan beberapa strategi.

Salah satunya, memperluas bantuan tunai bersyarat kepada masyarakat kurang mampu. "Fokusnya perlindungan sosial yang komprehensif melalui perluasan Program Indonesia Sehat, Program Indonesia Pintar, Program Keluarga Sejahtera," katanya di Jakarta Selasa (16/8).

Selain itu, untuk agar bantuan- bantuan efektif dalam menurunkan angka kemiskinan, pemerintah akan memperbaiki pola penyaluran bantuan. Untuk bantuan Program Keluarga Harapan misalnya, mulai 2017 nanti akan disalurkan melalui bank.

"Begitu juga untuk bantuan pangan, 2017 kami akan transformasi, di 44 kota penyalurannya akan dilakukan disalurkan dengan kartu yang nanti hanya bisa ditukar dengan beras, dan kebutuhan pokok lainnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×