kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.617   64,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2017, penyaluran bantuan pangan juga via kartu


Selasa, 16 Agustus 2016 / 19:13 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah menargetkan, pada tahun 2017 nanti bisa menekan angka kemiskinan di dalam negeri sampai ke kisaran 9,5%- 10,5% dari total penduduk. Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut pemerintah akan melaksanakan beberapa strategi.

Salah satunya, memperluas bantuan tunai bersyarat kepada masyarakat kurang mampu. "Fokusnya perlindungan sosial yang komprehensif melalui perluasan Program Indonesia Sehat, Program Indonesia Pintar, Program Keluarga Sejahtera," katanya di Jakarta Selasa (16/8).

Selain itu, untuk agar bantuan- bantuan efektif dalam menurunkan angka kemiskinan, pemerintah akan memperbaiki pola penyaluran bantuan. Untuk bantuan Program Keluarga Harapan misalnya, mulai 2017 nanti akan disalurkan melalui bank.

"Begitu juga untuk bantuan pangan, 2017 kami akan transformasi, di 44 kota penyalurannya akan dilakukan disalurkan dengan kartu yang nanti hanya bisa ditukar dengan beras, dan kebutuhan pokok lainnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×