kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

2 BUMN presentasi proyek JSS


Selasa, 30 Juli 2013 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Russian President Vladimir Putin chairs a meeting with members of the Security Council via a video link in Moscow, Russia February 25, 2022. Sputnik/Alexey Nikolsky/Kremlin via REUTERS 


Reporter: Oginawa R Prayogo

JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) langsung bergerak dalam rencana proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Proyek yang disebut senilai Rp 200 triliun tersebut akan melibatkan BUMN.

Dahlan Iskan, Menteri BUMN mengaku sudah menerima presentasi dari BUMN untuk pembuatan studi kelayakan (Feasibility Study/FS).

"Sudah dua BUMN presentasi. Mereka presentasi sampai pengerjaan proyek," ungkap Dahlan kepada wartawan di kantornya, Selasa (30/7).

BUMN tersebut mempresentasikan sampai ke hal teknis seperti pemancangan, kedalaman dan diameter tiang pancang jembatan tersebut.

Dahlan menjelaskan presentasi oleh BUMN tersebut dilakukan sekalian menunggu keputusan pemerintah lewat "Tim 7" siapa yang akan ditunjuk untuk mengerjakan studi kelayakan beserta proyek tersebut.

"Presentasi (oleh BUMN) bagus, nanti ada konvensi. Nanti saya yang pilih," ungkap Dahlan. Sayang, dia enggan menjelaskan dua BUMN yang sudah presentasi tersebut.

Sebelumnya, pemerintah mewacanakan agar BUMN terlibat dalam pembuatan studi kelayakan JSS. Dahlan mengatakan ada lima BUMN yang diproyeksikan tersebut, yakni PT Waskita Karya, PT PP, PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, dan PT Hutama Karya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×