kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

5 calon BUMN yang garap studi kelayakan JSS


Rabu, 17 Juli 2013 / 11:20 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan cashback hingga 100% untuk pembelian paket data Telkomsel dengan ShopeePay.


Reporter: Oginawa R Prayogo

JAKARTA. Pemerintah mewacanakan agar badan usaha milik negara (BUMN) ikut terlibat dalam pembuatan studi kelayakan (FS/ Feasibility Study) proyek Jembatan Selat Sunda (JSS).

Dahlan Iskan, Menteri BUMN mengakui pihaknya sudah mengantongi beberapa nama BUMN konstruksi untuk diproyeksikan menggarap FS JSS.

"Ada lima, Waskita Karya, Wijaya Karya, PT PP, Adhi Karya, Hutama Karya," jelas Dahlan usai Rapat Koordinasi Stabilisasi Harga Pangan di Kementerian Koordinator Perekonomian, Rabu (7/17).

Nantinya, dari lima BUMN tersebut akan ditentukan siapa yang menggarap dan akan membuat konsorsium bersama perusahaan pemrakarsa yakni Artha Graha Group. Sayang dia tidak dapat menjelaskan kapan penetapan BUMN tersebut.

Sebelumnya, Hatta Radjasa, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan bahwa penentuan pihak yang menggarap FS JSS akan ditentukan pekan ini.

Djoko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum telah mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan kajian pra-FS JSS dari segi vulkanologi, kegempaan, dan arus laut. Hasilnya proyek tersebut dinyatakan layak dan aman dibangun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×