kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

1.500 taksi gelap bandara Soetta kena tilang


Kamis, 07 Agustus 2014 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Piyush Shah, Co-founder of InMobi Group and President & COO of Glance di Glance Indonesia Unlocked 2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Polda Metro Jaya dan Polres Bandara terus menelusuri keberadaan taksi pelat hitam di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Keberadaan mereka kerap meresahkan lantaran sering menetapkan tarif dengan harga tinggi. 

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar CH Patopoy mengatakan, sebagian taksi pelat hitam yang beroperasi diberi teguran berupa tilang. Patopoy berujar, dari operasi yang digelar pihak Polres bandara sejak Januari-Juli 2014, 1500 pengendara diberikan teguran.

"Meski demikian, memang beberapa taksi pelat hitam itu ada yang memiliki kontrak kerja sama dengan pihak bandara," katanya ketika dihubungi, Kamis (7/8). 

Beberapa perusahaan taksi tersebut diantaranya PT CTG, PT Kopenasuta, dan PT Garuda Biru. Sementara Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, penertiban taksi pelat hitam ini menyusul dugaan terjadinya pemerasan yang didapatkan oleh TKI yang baru pulang dari luar negeri.

"Diketahui bahwa supir taksi gelap tersebut juga bekerja sama dengan oknum-oknum terduga pelaku pemerasan," kata Rikwanto. 

Para pelaku terduga pemerasan terjaring dalam sidak di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (25/7) lalu. 

Sidak dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UK4), Bareskrim Polri dan Polres Jakarta Barat. Dalam sidak, terjaring 18 orang yang terdiri dari dua oknum kepolisian, satu orang TNI dan 15 orang sipil. 

Sidak dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UK4), Bareskrim Polri dan Polres Jakarta Barat di Bandara Soekarno-Hatta.

Sidak dilakukan untuk mengecek sistem, prosedur, dan sumber daya pelaksanaan pelayanan publik oleh BNP2TKI serta pengelolaan sistem keamanan di Bandara Soekarno-Hatta. (Fitri Prawitasari)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×