NASIONAL
Berita
Ini imbauan presiden menjelang Hari Buruh 1 Mei

MENJELANG HARI BURUH

Ini imbauan presiden menjelang Hari Buruh 1 Mei


Telah dibaca sebanyak 996 kali
Ini imbauan presiden menjelang Hari Buruh 1 Mei

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) segera meningkatkan hubungan industrial dengan para pekerja sebelum hari buruh sedunia diperingati pada 1 Mei.

"Sebelum 1 Mei, saya mengimbau Apindo berdialog dengan para buruh untuk membicarakan masalah soal hubungan industrial, dan tentu pemerintah akan memfasilitasinya," ujar Presiden SBY, Senin (8/4).

Presiden menyatakan, berbagai isu seputar memburuknya hubungan industrial terkait soal upah dan serta relokasi pabrik besar-besaran dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur perlu dilihat secara seksama.

"Perlu dilihat apakah relokasi itu terkait upah yang tinggi atau karena tingginya pungutan liar yang membebani pengusaha," tegas Presiden.

Menurutnya, jika relokasi terjadi karena banyak pungutan kepada pengusaha, maka hal itu perlu ditertibkan dengan tegas. Untuk itu, Presiden meminta Gubernur dan Walikota mengambil tindakan jika ada pungutan liar yang membebani pengusaha.

Ia menjelaskan, pemerintah ingin pengusaha taat membayar pajak dan bisa memberikan upah yang layak pada buruh, dan jangan diperas serta ada pungli yang tinggi. Selain itu, SBY juga mengimbau buruh untuk meningkatkan produktivitasnya.

Sekadar informasi, Apindo sebagai perwakilan pengusaha telah menyatakan diri "vacuum" dari Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional (LKS Tripnas) terhitung sejak mereka menolak penetapan UMP 2013.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 996 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..