kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gasindo Makmur Energy ingin berdamai dalam PKPU


Kamis, 12 Oktober 2017 / 18:52 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gasindo Makmur Energy Ltd yang dahulu bernama Patina Group Ltd mengakui belum bisa membayar utang PT Pancuran Karya Mukti. Hal itu lantaran harga minyak yang turun hingga US$ 40 per barel. 

Maka dari kuasa hukum Gasindo Aji Wijaya mengatakan, pihaknya perlu merestrukturisasi utang perusahaan dalam penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). 

"Kami sepakat untuk melakukan pembayaran dan berdamai dalam PKPU," ungkapnya, Kamis (12/10). Sekadar tahu saja Gasindo merupakan perusahaan pengeboran minyak dan gas do Bangkadulis, Kalimantan Timur, dari KSO Pertamina EP senilai USD 1.631.982.

Menurut Aji, pihaknya mendatang akan lebih mengkomersilkan di bidang gas. Terlebih, KSO tersebut masih berjalan hingga saat ini. Pihak debitur pun mengaku memang memiliki utang kepada para kreditur ya yang merupakan kontraktor proyek. 

Termasuk kepada PT Pancuran yang merupakan pemohon PKPU senilai US$ 30.000  Aji bilang, utang kepada pemohon tercatat dalam laporan keuangan sehingga pihaknya mengakui utang tersebut. 

Perkara dengan No. 137/Pdt.Sus.PKPU/2017/Pn.Jkt.Pst ini sudah memasuki sidang perdana, Kamis (12/10). Sidang yang dipimpin hakim Mas'ud ini akan dilanjutkan dalam agenda pembuktian pada Senin pekan depan. Sebab, dalam sidang perdana PT Gasindo telah mengajukan jawaban. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×