NASIONAL
Berita
Bursa kerja kelautan dan perikanan jadi agenda tahunan

BURSA KERJA

Bursa kerja kelautan dan perikanan jadi agenda tahunan


Telah dibaca sebanyak 818 kali
Bursa kerja kelautan dan perikanan jadi agenda tahunan

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono secara resmi meluncurkan burja kerja internasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai program tahunan dari Pemerintah.

"Bismillah dengan ini saya ucapkan dan resmikan program bursa kerja internasional KKP. Saya gembira ini akan menjadi annual event, tiap tahunnya," kata Boediono, Kamis (26/5).

Boediono sangat mendukung program kerja ini lantaran menciptakan ruang kerja bagi para pencari kerja khususnya di bidang kelautan dan perikanan. "Saya tidak rela anak bangsa menjadi awak kapal bendera asing. Paling tidak kapal nasional," katanya.

Bursa kerja internasional KKP sendiri sudah berlangsung sejak 23 Mei sampai 25 Mei lalu di Gedung UKM Smesco. Menteri KKP Fadel Muhammad terbilang sukses dan mendapatkan antusias dari perusahaan baik dalam maupun luar negeri.

Sebanyak 68 perusahaan berskala nasional dan internasional antara lain Jepang, Cina, Taiwan, Korea, dan Spanyol menyediakan 10.000 pekerjaan di bidang kelautan dan perikanan seperti perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran serta pengemasan.

"Dari 50 stan yang diisi perusahaan terdapat 16 perusahaan menempatkan tenaga kerjanya ke luar negeri dan 34 perusahaan menempatkan di dalam negeri," katanya.

Disamping itu, selama tiga hari pelaksanaan bursa yang pertama ini mencapai 4.000 orang akan terus bertambah setiap waktunya melalui pendaftaran online www.jobfairkkp.com. "Kebijakan ini bentuk dukungan KKP terhadap kebijakan nasional pro poor, pro growth dan pro job," katanya.

Editor: Edy Can
Telah dibaca sebanyak 818 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..