kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

WNI yang terinfeksi virus corona di singapura mendapat pendampingan dari KBRI


Kamis, 06 Februari 2020 / 09:08 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua masyarakat untuk bersyukur karena di Indonesia hingga kini belum ada yang terkena Virus Corona. Untuk warga negara Indonesia (WNI) di Singapura, Presiden sampaikan bahwa saat ini masih ditangani dan didampingi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. 

“Yang di sana itu biar dirampungkan oleh Singapura terlebih dahulu,” ujar Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan Kepala BPIP dan BPKP di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (5/2) dikutip dari laman setkab.go.id. 

Baca Juga: Jokowi sebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tertekan virus corona

Sementara soal perlambatan pertumbuhan global akibat virus tersebut, Presiden menyampaikan bahwa itu terjadi di semua negara yang terimbas langsung. “Termasuk negara kita Indonesia, tetapi berapa persen nanti ada imbas ke pertumbuhan ekonomi kita, itu yang belum bisa dikalkulasi,” jelas Presiden. 

Untuk kuartal pertama ini, menurut Presiden, masih dalam proses perjalanan semua, jadi menghitung negara manapun juga sulit. Mengenai anggapan sikap berlebihan dari Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Presiden menyampaikan bahwa kepentingan nasional tetap nomor satu, dinomorsatukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×