CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Wishnutama: KUR perlu dibarengi dengan penguatan industri


Senin, 09 Desember 2019 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) perlu dibarengi dengan penguatan industri. Hal itu termasuk pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pariwisata.

"Masalah pemahaman, masalah edukasi yang harus kita perluas, bukan pemahaman saja potensinya apa," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio usai rapat terbatas, Senin (9/12).

Baca Juga: Jokowi minta UMKM dilibatkan dalam lelang proyek pemerintah

Wishnutama mencontohkan produk kopi di daerah pariwisata. Sebelum mendapatkan KUR pelaku usaha harus mendapatkan pelatihan terlebih dahulu.

Pelatihan itu ditujukan untuk pengolahan hingga pengemasan. Hal itu akan membuat UMKM tersebut lebih siap untuk berkembang. "Sehingga pada saat mendapatkan KUR akhirnya cepat maju tidak setengah-setengah," terang Wishnutama.

Baca Juga: Koperasi kredit Obor Mas ekspansi ke Labuan Bajo

Asal tahu saja serapan KUR sektor pariwisata diperkirakan Wishnutama sekitar Rp 11 triliun. Angka itu masih jauh lebih rendah dibandingkan total penyaluran KUR tahun 2019 sebesar Rp 140 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×