kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Wishnutama: KUR perlu dibarengi dengan penguatan industri


Senin, 09 Desember 2019 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) perlu dibarengi dengan penguatan industri. Hal itu termasuk pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pariwisata.

"Masalah pemahaman, masalah edukasi yang harus kita perluas, bukan pemahaman saja potensinya apa," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio usai rapat terbatas, Senin (9/12).

Baca Juga: Jokowi minta UMKM dilibatkan dalam lelang proyek pemerintah

Wishnutama mencontohkan produk kopi di daerah pariwisata. Sebelum mendapatkan KUR pelaku usaha harus mendapatkan pelatihan terlebih dahulu.

Pelatihan itu ditujukan untuk pengolahan hingga pengemasan. Hal itu akan membuat UMKM tersebut lebih siap untuk berkembang. "Sehingga pada saat mendapatkan KUR akhirnya cepat maju tidak setengah-setengah," terang Wishnutama.

Baca Juga: Koperasi kredit Obor Mas ekspansi ke Labuan Bajo

Asal tahu saja serapan KUR sektor pariwisata diperkirakan Wishnutama sekitar Rp 11 triliun. Angka itu masih jauh lebih rendah dibandingkan total penyaluran KUR tahun 2019 sebesar Rp 140 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×