CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.536   7,00   0,04%
  • IDX 6.700   22,06   0,33%
  • KOMPAS100 881   4,65   0,53%
  • LQ45 668   3,63   0,55%
  • ISSI 235   0,78   0,33%
  • IDX30 371   1,89   0,51%
  • IDXHIDIV20 459   2,28   0,50%
  • IDX80 100   0,58   0,58%
  • IDXV30 128   0,69   0,54%
  • IDXQ30 119   0,56   0,48%

Wiranto ditusuk, Jokowi minta pengamanan untuk pejabat negara lebih baik


Kamis, 10 Oktober 2019 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo meminta pengesahan 4 RUU ditunda, Senin (23/9).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta pengamanan untuk pejabat negara ditingkatkan lagi. Hal itu diungkapkan Jokowi setelah menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Wiranto sebelumnya ditusuk oleh orang tak dikenal saat kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten. "Saya sudah perintahkan ke Kapolri untuk lebih diberikan pengamanan yang lebih baik," ujar Jokowi kepada wartawan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Kamis (10/10).

Baca Juga: Wiranto ditusuk, BIN mengaku akan lebih banyak mendegar dan waspada

Sementara itu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bilang pengamanan untuk menteri sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur. Walau pun begitu, kejadian yang menimpa Wiranto dinilai tidak disangka.

Kejadian tersebut menimpa pejabat negara saat melakukan kunjungan. Selain itu, kejadian tersebut juga merupakan hal yang tidak lazim mengingat dilakukan dengan senjata tajam. "Ini pertama kali ada orang yang menciderai pejabat dengan tikaman," terang JK.

JK bilang, saat ini kelompok radikal masih ada di Indonesia. Hal itu juga sudah menjadi peringatan dari berbagai pihak pengamanan seperti Detasemen Khusus (Densus), BIN, dan kepolisian.

Baca Juga: Wiranto ditusuk, begini respons Presiden Jokowi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×