kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Wapres: Prioritaskan Kejujuran Dalam Ujian Nasional


Senin, 22 Maret 2010 / 10:01 WIB
Wapres: Prioritaskan Kejujuran Dalam Ujian Nasional


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas dan madrasah aliyah mulai bergulir hari ini. Wakil Presiden (Wapres) Boediono pun ambil bagian dengan menggelar peninjauan.

Di sela-sela peninjauan, Wapres Boediono menegaskan agar mereka yang terlibat dalam UN harus mengutamakan kejujuran, baik itu pendidik, guru, maupun para siswa. Dengan begitu, yang diperoleh adalah hasil yang obyektif.

"Saya harapkan aspek kejujuran ini benar- benar dijaga karena artinya sangat penting untuk mendapatkan hasil yang adil dan jujur," ujar Wapres saat meninjau pelaksanaan UN di SMAN 70, Kebayoran Baru.

Wapres menambahkan, UN merupakan suatu event nasional yang patut disyukuri lantaran tujuannya untuk kebaikan, yaitu meningkatkan standar pendidikan di tanah air. "Saya sangat berminat untuk menjadikan UN sebagai suatu peristiwa yang sangat
berguna bagi anak-anak," janji mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Selain itu, Wapres juga menyampaikan penghargaan bagi para guru, siswa, dan Kementerian Pendidikan Nasional yang berupaya menjaga kelancaran UN baik dari sisi keamanan maupu kejujuran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×