kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.922   52,00   0,29%
  • IDX 5.685   -135,88   -2,33%
  • KOMPAS100 734   -18,63   -2,48%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,20   -2,09%
  • IDX30 318   -7,09   -2,18%
  • IDXHIDIV20 393   -8,50   -2,12%
  • IDX80 83   -2,10   -2,45%
  • IDXV30 107   -1,83   -1,69%
  • IDXQ30 103   -2,19   -2,09%

Wapres: Prioritaskan Kejujuran Dalam Ujian Nasional


Senin, 22 Maret 2010 / 10:01 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas dan madrasah aliyah mulai bergulir hari ini. Wakil Presiden (Wapres) Boediono pun ambil bagian dengan menggelar peninjauan.

Di sela-sela peninjauan, Wapres Boediono menegaskan agar mereka yang terlibat dalam UN harus mengutamakan kejujuran, baik itu pendidik, guru, maupun para siswa. Dengan begitu, yang diperoleh adalah hasil yang obyektif.

"Saya harapkan aspek kejujuran ini benar- benar dijaga karena artinya sangat penting untuk mendapatkan hasil yang adil dan jujur," ujar Wapres saat meninjau pelaksanaan UN di SMAN 70, Kebayoran Baru.

Wapres menambahkan, UN merupakan suatu event nasional yang patut disyukuri lantaran tujuannya untuk kebaikan, yaitu meningkatkan standar pendidikan di tanah air. "Saya sangat berminat untuk menjadikan UN sebagai suatu peristiwa yang sangat
berguna bagi anak-anak," janji mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Selain itu, Wapres juga menyampaikan penghargaan bagi para guru, siswa, dan Kementerian Pendidikan Nasional yang berupaya menjaga kelancaran UN baik dari sisi keamanan maupu kejujuran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×